Beranda · Cara · Kesehatan · Humor · Kata · Harga · Kecantikan · Internet Privacy Policy Contact Us

Pantun Romantis

Pantun Romantis - sebelum membahas pantun romantis kita kenalan dulu sama pantun. pantun merupakan suatu karya yang merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa - bahasa nusantara. pantun berasal dari kata patuntun dalam bahasa minangkabau yang berarti 'petuntun' dan dalam bahasa jawa misalnya dikenal sebagai parikan dalam bahasa sunda dikenal sebagai paparikan dan dalam bahasa batak dikenal sebagai umpasa
Pantun terdiri atas empat larik atau empat baris bila dituliskan dan setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a tidak boleh a-a-b-b ataupun a-b-b-a. pantun terdiri atas dua bagian yaitu sampiran dan isi. sampiran adalah dua baris pertama dan dua baris terakhir merupakan isi yang isi sendiri merupakan tujuan dari pantun tersebut
Nah, dari berbagai macam puisi yang ada, kali ini kita akan membahas macam macam pantun romantis lumayan buat nyepik

Pantun Romantis

Pantun Romantis


Anak ayam belajar berenang
Anak itik di paya bakau

Mulut menyebut hati terkenang

Rindukan adik jauh di rantau

Anak bangsawan menjahit tabir
Sulam di tepi siku keluang
Benci tuan cuma di bibir
Dalam hati membara sayang


Menaiki kereta merknya honda

Pergi selayang kerumah hanapi

Bila cinta mekar di dada
Siang terkenang malam termimpi



Mulanya duka kini menjadi lara
Teman tiada hanyalah sendu
Bila rindu mulai membara
Itulah tanda cinta berpadu


Juragan pisau makan buah

Buah kotor kena tinta,

Jangan risau jangan gundah
Karena derita bumbu cinta



Paling cakep burung gelatik
Di atas awan terbang melayang
Emang banyak wanita cantik
Cuman ade yang abang sayang


Pohon sagu jatoh di tebang

Pohon duku di bikin sarang

Jangan ragu jangan bimbang
Cinta ku hanya untuk mu seorang


Anak itik mulailah terbang
Ambilkan dedak berilah makan
Janganlah adik merasa bimbang
Segala kehendak abang tunaikan


Ada budak membuang dedak

Penuh setimba di celah batu

Berdua tidak, bertiga pun tidak
Kekasih hamba hanyalah satu 


Juragan pisau makan buah
Buah kotor kena tinta,
Jangan risau jangan gundah
Karena derita bumbu cinta


Beli kain warna nya merah

Dari kediri pake nya batik

Di godain jangan marah
Salah sendiri punya wajah cantik


Beribu-ribu pohon beringin
hanya satu si pohon randu
saat malam terasa dingin
hanya wajahmu yang aku rindu


buah salak baru dipetik

buah dukuh buah delima

ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta


buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta


Dinda cantik tinggi semampai

Dada bidang rambut mengurai

Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai


Walau banyak bunga di taman
Bunga mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang


Pohon selasih tumbuh melata

Tumbuh perdu jauh di sana

Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana


Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata


Hujan basah habis pun basah

Duduk sendiri tidak mengapa

Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa


Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja


Rumah di kota amatlah bersih

Tempat bermain si orang kaya

Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya


Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan


Rumput kuberantas habis rata

Burung serindik mematuk betik

Beribu melintas di depan mata
Hanyalah adik yang paling cantik


Menjadi tamu di hari raya
Penganan sura rasanya tawar
Hendak bertemu apakah daya
Hanya suara menjadi penawar


Anak itik mulailah terbang

Ambilkan dedak berilah makan

Janganlah adik merasa bimbang
Segala kehendak abang tunaikan


Membawa peti dari malaka
Berisi pakaian si anak raja
Kalau hati sudah merasa suka
Semua keadaan indah di mata


Ikan batu di atas bara

Pohon selasih di tepi kota

Pikiran buntu badan sengsara
Bila kekasih jauh di mata



Ada budak membuang dedak
Penuh setimba di celah batu
Berdua tidak, bertiga pun tidak
Kekasih hamba hanyalah satu


Mata genit beradu pandang

senyum adik menggoda abang

ayolah dik kita melayang
menuju negri jauh di sebrang



jika aku seorang pemburu
anak rusa kan kudapati
jika dinda merasa cemburu
tanda cinta masih sejati


darimana datangnya lintah

dari sawah turun ke kali

darimana datangnya cinta
dari mata turun ke hati



Meski aku sudah kenyang T
etap harus minum jamu
Perempuan yang ku sayang
Bolehkah aku bertamu


Kalau mau menanam tebu

tanamlah di dekat pohon jambu

kalau kau cinta padaku
bilang saja I LOVE U



Ada harta tidak terjaga
Ada peti tidak terkunci
Bahana cinta anak remaja
Sekejap kasih sekejap benci

Pantun Romantis


 Nah mungkin hanya segitu saja yang bisa kita bagi disini terimakasih telah membaca artikel tentang Pantun Romantis

Baca juga : Kata Kata Mutiara

Terimakasih sudah mengunjungi maksimeo.blogspot.com semoga artikel ini bermanfaat bagi pembacanya

Artikel keren lainnya:

Belum ada tanggapan untuk "Pantun Romantis"

Post a Comment